STUDI BANDING HIMA DAN BPM KESEHATAN LINGKUNGAN SURABAYA POLTEKKES KEMENKES SURABAYA DENGAN BLM ADMINISTRASI PUBLIK UPN “VETERAN” JAWA TIMUR PERIODE 2026 – 2027

 

Mengurus organisasi mahasiswa tidak pernah sekadar soal menjalankan program kerja, tetapi juga tentang bagaimana sebuah wadah bisa terus belajar, beradaptasi, dan bertukar sudut pandang dengan pihak luar. Semangat inilah yang terasa kental saat HIMA dan BPM Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya berkunjung untuk studi banding bersama BLM Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur periode 2026–2027.

Hari itu, suasana langsung cair sejak pintu ruangan dibuka. Setelah panitia memastikan semua persiapan beres dan peserta selesai mengisi daftar hadir, acara resmi dimulai. Suasana mendadak khidmat sekaligus membakar semangat ketika seluruh peserta berdiri tegap menyanyikan lagu Indonesia Raya, disusul Mars UPN “Veteran” Jawa Timur, Mars Poltekkes, hingga ditutup koor bersama lewat Mars Totalitas Mahasiswa.

Panggung kemudian diserahkan kepada para pemimpin organisasi untuk menyampaikan pandangan mereka. Sambutan dibuka oleh Ketua BLM Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur, lalu bersambung ke Ketua HIMA dan ditutup oleh Ketua BPM Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya. Selepas itu, layar besar berputar menampilkan video perkenalan masing-masing lembaga, lengkap dengan bedah tugas pokok, fungsi, serta program kerja andalan yang langsung memberi gambaran jelas tentang warna organisasi tiap kampus.

Masuk ke bagian paling seru, peserta dipecah ke dalam empat meja diskusi lewat Focus Group Discussion (FGD). Di sinilah obrolan mengalir tanpa canggung. Kelompok pertama mempertemukan jajaran pimpinan inti, mulai dari ketua hingga Badan Pengurus Harian (BPH), untuk saling tukar resep memimpin organisasi. Kelompok kedua fokus menguliti urusan dapur aspirasi dan legislasi. Sementara itu, kelompok ketiga merembugkan isu-isu advokasi, kajian kampus, hingga dinamika seni dan olahraga. Tak ketinggalan, kelompok keempat asyik membahas strategi pengelolaan media informasi, kreativitas, dan trik memupuk dana lewat kewirausahaan.

Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan apresiasi atas hangatnya sambutan tuan rumah. Sesi foto bersama menjadi titik akhir dari rangkaian kegiatan ini meninggalkan memori bahwa batas pagar kampus sama sekali bukan halangan untuk merajut kolaborasi yang bermakna.

 

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *