GEBYAR RAMADHAN 2026 : Mempererat Ukhuwah dan Menumbuhkan Kepedulian Sosial

 

Surabaya — Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya melalui UKM UKKI kembali menyelenggarakan Gebyar Ramadhan Tahun 2026/1447 H sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi civitas akademika untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah dan penuh makna.

Gebyar Ramadhan Tahun 2026 dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 di Aula Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa aktif Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan total sasaran sebanyak 180 mahasiswa yang berasal dari seluruh tingkat Program Studi D3 dan Sarjana Terapan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang disertai penampilan hadrah sebagai pembuka suasana Ramadhan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan ketua pelaksana, serta sambutan dari Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya.

Memasuki inti acara, peserta disuguhkan penampilan drama islami yang mengangkat nilai-nilai kehidupan, dilanjutkan dengan penyampaian Mauidhoh Hasanah oleh pemateri sebagai sarana memperkuat pemahaman keislaman dan meningkatkan motivasi dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan akan keberkahan Ramadhan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, pembagian takjil, pelaksanaan salat Maghrib berjamaah, pembagian konsumsi, serta buka puasa bersama yang menjadi momen mempererat silaturahmi antar mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika Jurusan Kesehatan Lingkungan.

Melalui Gebyar Ramadhan Tahun 2026, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadhan tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sarana membangun karakter mahasiswa yang religius, aktif, dan peduli terhadap sesama.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *